29 Maret 2016

Recycle

Aku adalah orang yang percaya bahwa apa yang aku lakukan pada orang lain hari ini, akan kembali kepadaku suatu saat nanti, beberapa orang menyebutnya karma.
sebisa mungkin aku mengurangi memperlakukan orang dengan buruk, karena aku tidak ingin sesuatu hal buruk menimpa aku suatu hari nanti.
yah namanya juga manusia, aku gak bisa melakukan itu dengan sempurna, pasti akan ada hati-hati yang tersakiti karena sikap aku dan perkataan yang keluar dari mulut aku, walaupun aku gak berniat untuk menyakiti.



Aku orangnya suka becanda, semakin dekat aku dengan seseorang ya makin menjadi jadi becandaan aku, ya jadi orang orang yang masih selalu sama aku sekarang adalah mereka yang bisa dibecandain, karena hidup ini sudah terlalu rumit untuk diseriusin.

***

27 Maret 2016

27.3 FM

Minggu, 27 Maret 2016.
Alhamdulillah aku bisa bertemu kembali dengan hari ini, hari dimana aku dilahirkan, hari yang telah aku lewati selama bertahun-tahun.
yaa hari ini adalah hari ulang tahun aku, yang keee...sekian~



yang paling istimewa dari hari ini adalah, aku yang masih bisa beraktifitas dalam keadaan sehat walafiat, dan masih banyak mereka mereka yang tidak lupa dengan hari ini. Terimakasih untuk kalian.

Setahun sudah aku lewatin sampai tiba dihari ini, tahun baru untuk umurku yang kesekian. aku rasa masih banyak hal yang belum aku capai, mungkin aku adalah orang yang merugi.

tapi banyak hal, juga yang bisa aku capai di satu tahun yang sudah aku lewatin ini, hal-hal baru yang aku pelajari, orang-orang baru yang selalu ada menemani.

jadi hal hal yang sudah aku explore seperti mempelajari photograpy, after effect, bikin lagu di FL, dan aku lebih menikmati dunia aku di satu tahun terakhir ini, aku merasa dikelilingi oleh orang yang tepat, orang-orang yang memiliki arah pemikiran yang sama dengan aku, orang-orang yang punya hoby sama seperti aku, dan orang-orang yang selalu bersemangat kalau diajak berkreativitas.

dan terimakasih untuk semua yang ngucapin hari ini, dari yang ngucapin cuma HBD doang, sampe yang panjang lengkap dengan doa-doanya, panjang di postingan blog si kebo peminum yakult basi, dari ucapan yang bikin seneng, sampe ucapan yang ngata ngatain -_-
semoga Allah SWT mengabulkan semua doa-doa kalian semua, dan satu alasan kenapa aku lahir tanggal 27, supaya kalian mengerti kalau ini tanggal tua dan aku gak bisa traktir kalian, maaf yak maaf

sebenernya ini postingan buru-buru banget ngetiknya, karena aku ngejar berakhirnya hari ini, mungkin besok atau lusa aku bakalan perbaiki lagi postingan ini.

25 Maret 2016

Karya.

Sebelum negara api menyerang, dulunya setiap waktu selalu aku habiskan untuk membuat sesuatu yang creative, pokok aku selalu senang mengerjakan segala hal yang berhubung dengan bidang creative, walaupun hasilnya gak se WAH ekspektasi yang aku bayangkan.

Dari SMP aku sudah suka editting Video, walaupun saat itu cuma lewat Windows Movie Maker, tapi aku bisa melakukannya berulang ulang dari pagi sampai pagi lagi, memang ada kepuasan sendiri jika mengerjakan apa yang kita cintai.

Desain Grafis, dalam hal ini aku juga memulainya dari SMP menggunakan paint sebelum aku menggunakan photoshop.
sebenarnya malam ini sudah terlalu larut, aku juga bingung mau nulis apa~
yang jelas aku cuma pengen bilang Lakukanlah sesuatu karane kamu mencintai itu.

oya, aku baru coba belajar gunain Adobe After Effect dan begini hasilnya



22 Maret 2016

Masalah itu Mendewasakan

Seperti apapun hal yang sudah aku lewati hingga aku sampai dengan hari ini, aku bersyukur untuk hidup aku. aku bersyukur telah diberikan hidup seperti ini. sementara diluar sana masih banyak yang hidup serba berkekurangan.



hidup tidak akan selalu baik baik saja, pasti bakalan ada aja cobaan cobaan yang datang menghampiri, gak selamanya kita bakalan senang senang, suatu saat kita pasti bakalan menghadapi kesedihan,kemarahan dan kemudian akan melewatinya dan kembali ke fase bersenang-senang. inilah hidup. kalau kamu merasa selalu senang dan gak pernah dapat masalah, itu ada dua kemungkinan, pertama kamu udah gila, dan kemungkinan kedua kamu sedang berada di surga.

jadi saat kita dihadapi oleh sebuah masalah yang mungkin dirasa sangat berat, percayalah cepat atau lambat itu akan berlalu.
dan pada akhirnya, berterimakasihlah pada masalah itu, karena dari situlah kita belajar untuk tidak menghadapi masalah yang sama kembali, masalah itu juga yang akan mendewasakan, membijakkan kita yang melewatinya.

21 Maret 2016

Tentang Hujan

23.31
Beberapa hari terakhir ini selalu saja hujan, mungkin memang karena musim hujan di bulan Maret.

Hujan yang turun selalu saja malam hari, disaat beberapa orang sudah beristirahat dari aktifitas dan pekerjaannya masing masing, dan beberapa orang lainnya mungkin sedang kehujanan di jalanan.
Aku suka hujan, Karena hujan, Kuliah diliburkan
Aku suka hujan, Karena hujan menyisakan pelangi
Aku suka hujan, karena hujan menenangkan
Yang aku tidak suka adalah kehujanan.
Secangkir capucino hangat disebelahku hampir saja dingin, aku masih terdiam memperhatikan hujan, memperhatikan rintik demi rintik yang menghantam bumi, memperhatikan embun di jendela yang tercipta setelahnya, terpaku.
Semakin aku memperhatikan hujan, satu persatu kenangan juga mulai kembali diingatanku, benar kata orang saat hujan turun 1% adalah air dan 99% lainnya adalah kenangan.
Aku pikir, hujan adalah cara tuhan untuk membuat kita mengingat-ingat kenangan yang telah terlewati dan bahkan sempat terlupakan, entah itu kenangan manis ataupun pahit.
Hujan selalu luar biasa.

20 Maret 2016

Lagu Lama



Hari ini aku disibukkan dengan pertemuan kuliah tambahan di salah satu cafe di pekanbaru, membahas tentang pra produksi pembuatan video profil desa. sampe magrib -_-
malam lanjut bikin tugas tugas yang sudah menumpuk menunggu deadline besok, dan alhamdulillah selesai.
dan aku serahkan hari esok untuk diriku yang esok. ehak

hari ini stop dulu deh postingan galaunya, kalau aku punya banyak waktu kosong buat nulis aku rasa aku bisa nulis menjadi lebih sendu lagi.
karena hari ini mepet gini ya jadilah seperti postingan ini.

ngomong-ngomong, diatas adalah lagu yang aku buat beberapa tahun yang lalu saat aku aktif-aktifnya di blog ini,

lagu itu nyeritain entang LDR aka Long Distance Relationship,

Gimana? apa gejala yang timbul setelah mendengarnya?

19 Maret 2016

Kamu Seperti Kopi



Dalam hidup ada banyak sekali kasus dimana seseorang menyukai suatu hal tapi hal itu harus dijauhi dan di tinggalkan demi kebaikan.
Aku juga gitu, banyak hal yang aku suka, tapi aku menjauh dan meninggalkan hal yang aku suka itu, semisal aku suka kacang kulit dan  sejenisnya, kalau aku mengkonsumsi kacang dan beberapa saat kemudian wajahku akan ditumbuhi jerawat, aku harus meninggalkan itu.
Contoh lainnya, aku suka kopi, kalau aku minum kopi, perut aku bakalan kerasa aneh,sakit, atau aku bakalan ngerasa sesak nafas, aku suka tapi aku harus meninggalkan demi kebaikan.



Sama halnya dengan kita, sejujur dan sebenar benarnya aku menulis disini, aku sangat sayang kamu sampai detik ini, tapi ada hal hal yang akan menjadi tidak baik kalau kita terus bertahan untuk bersama, kalau dikatakan aku adalah pejuang untuk memperjuangkan kamu, maka aku adalah pejuang yang berada di barisan paling depan memperjuangkan kamu.
Kamu seperti kopi, Aku suka, tapi aku harus meninggalkan.

18 Maret 2016

Day 6 - Yang Kemaren Itu Draft Lama


Sebenarnya isi postingan ini gak nyambung sama foto, untuk postingan kali ini postingan tidak harus berkesinambunagn dengan fotolah.
pengen aja ngepost foto ini, bareng teman-teman saat live report~

oya, cuma mau ngasih klarifikasi aja, kalau postingan sebelum ini yang judulnya Maaf,Always Be Yours & Dermaga Hitam adalah draft lama yang baru aku post sekarang, karena gak ada bahan lagi buat ngisi tantangan 30 hari menulis blog.

Lain kali aku bakalan cerita tentang teman-teman aku yang ada di foto~


17 Maret 2016

always be yours

Tahun Tahun telah berlalu setelah pertemuan pertama kita waktu itu, tak banyak kita pernah menghabiskan waktu bersama,
kita pernah menjadi sangat dekat sebelum menjadi sangat jauh seperti sekarang ini, andai bisa, sekali saja aku pengen bilang kalau aku kangen kamu, kangen kita yang dulu dan sedikit bercerita tentang kehidupan kita masing-masing, setelah itu kamu boleh pergi jika kamu ingin.



dulu kehidupan kamu adalah aku dan kehidupan aku adalah kamu, tapi sekarang kita sudah punya hidup sendiri-sendiri, kamu dengan duniamu aku dengan duniaku yang tanpa kamu.

Dulu kita banyak menghabiskan waktu dengan bercerita, sekarang hanya diam tanpa kata.
kata orang perbedaan itu indah, tapi aku benci perbedaan yang satu ini, perbedaan kita yang dulu dan yang sekarang.

kamu sekarang sudah berada pada jarak yang dekat, dan kita masih saja diam.
aku tak akan mengejar, meskipun aku sangat ingin,
 I just wanted to tell you that a piece of this heart still belongs to you, will always be yours.

16 Maret 2016

Maaf

23.37, sebenarnya aku tak bisa tidur malam ini, entah apa yang sedang aku fikirkan.
yang pasti ini semua tentang kamu.
aku merasa bulan Maret ini sudah banyak kita lewati dengan berbagai macam masalah, dan berujung pada aku yang membuat kamu menangis, aku tak pernah berniat sedikitpun membuat kamu menangis karena aku akan sangat sakit apabila itu terjadi.
dan itu menjadi salah satu alasan aku tak bisa tidur malam ini.
sebenarnya aku tak ingin mengungkapkan/menampakkan marahku langsung ke kamu, aku lebih memilih untuk memendamnya sendiri apabila ada sesuatu hal yang salah terjadi pada kita
aku lebih memilih untuk menahannya sendiri, karena aku tau kamu sangat rapuh, kamu tidak pantas mendapat marahku
aku tau kamu akan sedih dan menangis apabila aku marah. aku hanya ingin menjaga kamu dari segala yang membuat kamu sedih
aku hanya ingin membuat kamu selalu ceria, tersenyum manis seperti biasanya.

akhir-akhir ini aku menjadi sering mengungkapkan dan menunjuk nunjukan marahku ke kamu, aku sangat ingin bisa menjaga marahku, kesabaranku seperti 8 bulan yang sudah kita lewati.
aku hanya tak ingin menyakiti kamu

15 Maret 2016

Dermaga Hitam

aku menginjakkan lagi kaki ku di tempat ini, masih seperti yang dulu, tak banyak berubah, kaki ku terasa  bergetar hebat, perasaanku masih berdebar kencang sama seperti saat aku meninggalkan kota ini, saat meninggalkan dia.

Sungai Guntung-September 2014

ku tatap nanar buku catatan kecilku,sebenarnya air mataku memaksa untuk keluar dari tempatnya saat aku menulis kalimat itu. Tapi untunglah aku lebih kuat untuk menahan agar air mataku tak keluar.

Ku tatap dalam dalam matahari yang sebentar lagi akan tenggelam di ufuk barat, menikmati indahnya pancaran sinar jingga sang surya yang sedikit demi sedikit mulai menghilang. sesekali angin bertiup kencang, lembar demi lembar buku catatan kecil terkibas-kibas disampingku,
fikiranku menerawang jauh ke masa lalu, mengingat setiap detik yang pernah aku lewati di tempat ini.
Aku berharap dia datang.

***

Perempuan itu bernama Ame, seseorang yang aku kenal 6 tahun yang lalu.
dia hanya perempuan biasa, sama seperti perempuan kebanyakan, tidak begitu cantik, biasa saja. tapi entah kenapa aku tak bisa melepaskan fikiran dari bayang-bayangnya selama 6 tahun ini.

6 tahun yang lalu, aku bisa menjadi lebih dekat dengan Ame di dermaga ini, ya dia mempunyai hobby yang sama sepertiku. Menulis dan menikmati keindahan matahari terbenam.
aku dan Ame pernah bercerita tentang banyak hal di dermaga ini, mulai dari kecintaannya menulis puisi, keinginannya menerbitkan buku kumpulan puisi-puisinya dan banyak lagi.
hanya di tempat ini kami bisa bercerita banyak hal.

***

foto ilustrasi

Dermaga hitam, dermaga yang berada disudut kota guntung, dermaga ini adalah satu satunya tempat terbaik untuk menikmati matahari terbenam, menurutku.

Dulunya dermaga ini lumayan ramai di datangi remaja remaja yang tinggal di kota ini, seringnya pasangan kekasih yang menggunakan tempat itu untuk sekedar menikmati senja bersama, awalnya dermaga ini tidaklah hitam, karena sering digunakan untuk tempat pacaran kemudian dermaga ini dibalur dengan oli hitam, membuat siapapun yang datang dan duduk di tempat itu akan mendapati celananya hitam-hitam karena oli.

Sejak saat itu dermaga yang tadinya ramai menjadi sepi, tidak ada lagi yang ingin datang, mungkin mereka telah menemukan dermaga lainnya yang tidak dibaluri dengan oli.

kami orang pulau, dermagalah salah satu tempat terbaik untuk menghabiskan waktu.
Aku tetap datang ke dermaga itu, aku tidak perduli dengan oli yang menghitamkan seluruh dermaga, aku bisa menggunakan kertas koran untuk menjadi alas dudukku, dan disinilah aku sekarang, dermaga hitam, aku lebih nyaman menikmati kesendirianku disini.

Aku mengeluarkan buku kecil dari dalam tasku, dan mulai menulis, sesekali cerita, sesekali puisi, dan sesekali coretan coretan tak bermakna. sebenarnya aku tidak bisa menulis cerita, apalagi puisi, hanya saja aku suka melakukannya.

Dengan menulis, aku seperti bercerita, bercerita kepada bukuku, satu satunya yang dapat aku percaya untuk menjaga rahasia yang aku tulis di dalamnya, satu satunya yang mendengarkan saat teman-teman yang lain sibuk dengan kehidupan mereka masing masing.

Aku suka menulis, Aku suka senja, Aku suka Laut, Aku suka Dermaga Hitam dan Aku suka kota ini.

Bersambung...

14 Maret 2016

231 Words

"Kadang sesekali aku masih mengingat-ingat tentang Kita"

Begitu banyak cerita yang sudah kita lewati bersama, dan cerita yang pernah kita lewati itu kini sudah menjadi kenangan, sangat banyak sekali kenangan.
Bagaimana aku tidak mengingat satu diantaranya, banyak hal yang membuat kenangan itu datang, tempat-tempat yang perna kita datangi, lagu-lagu yang pernah kita dengarkan, moment-moment yang pernah kita rayakan berdua dan banyak hal lainnya lagi.


"Lelaki baik untuk Perempuan yang baik, begitu juga sebaliknya"

Sekarang ada satu hal yang aku percaya dalam hal menjalin hubungan, "Lelaki baik untuk perempuan yang baik".
Pada suatu titik dimana hubungan kita harus berakhir, aku berharap masing-masing dari kita untuk fokus pada studi, memperbaiki diri, mengejar ketertinggalan, dan mengexplore hal-hal baru yang tidak kita dapatkan saat bersama, sampai pada akhirnya kita bertemu lagi, kamu sudah menjadi lebih baik untuk aku yang juga berusaha menjadi lebih baik selama kita tidak bersama.

13 Maret 2016

Tempat Aku Dibesarkan

Hai,
Lama sudah gak menyapa kalian yang kadang-kadang datang kesini untuk sekedar membaca cerita gak penting dari aku, atau alasan alasan lainnya yang mana alasan itu juga gak terlalu penting penting banget sampai harus ngebuka blog ini.

Terima kasih untuk setiap dari kalian yang sudah berkenan mampir membaca, untuk teman teman yang memberikan apresiasi di setiap tulisan tulisan aku, untuk orang-orang yang datang ke blog ini karena rasa penasaran, aku senang kalian membacanya.

***
ini adalah hari pertama aku menulis di tantangan "30 hari menulis blog" bersama satu teman aku, aku yang nyaranin sih ide ini, alasannya sih supaya aku bisa aktif nulis lagi disini, dan bagus untuk dia yang baru mulai mengenal blog, aku sih semangat nulis blog kalau ada temen yang semangat juga.

dan mohon doanya supaya aku bisa tetap konsisten ngeblog selama 30 hari kedepan.

***
di hari pertama ini aku pengen nyeritain tentang kampung dimana aku dilahirkan dan dibesarkan, banyak dari teman teman aku yang merasa asing atau keheranan waktu aku menyebutkan asal dari sebuah daerah bernama Sungai Guntung.
yah aku gak menyalahkan mereka sih gak tau Guntung, itu memang karena jaraknya jauh banget dari pekanbaru, kalau dari pekanbaru ke tembilahan bisa sekitar 8 atau 9 jam, nanti dari tembilahan ke Sungai Guntung kira-kira menghabiskan waktu 3 jam menggunakan transportasi air.


aku tumbuh di kota kecil itu, kota yang akan selalu aku rindukan lautnya, kota yang akan selalu aku rindukan sunsetnya, kota yang akan selalu aku rindukan duduk di dermaga di tepian lautnya, kota yang akan selalu aku ingat setiap detik kenangan berharga yang pernah aku lewati disana, kota dimana aku pernah mengenal orang-orang yang sangat berarti di hidup aku.