10 April 2016

Buluh Cina

Hari ini gak seperti hari hari mingguku sebelumnya, yang bisa bersantai dari pagi sampe siang, pagi ini aku terbangun dengan melihat 90 Missed Calls di layar hp.
jam menunjukkan pukul 05.25, dan aku ada janji untuk pergi ke Desa Buluh Cina pukul 5 pagi, ya aku telat.

pergi ke desa buluh cina ini bertujuan untuk membuat video profil desa, untuk di publikasikan ke khlayak ramai.
pergi jam 5 tujuannya mau ngejar sunrise untuk scene awal video ini, tapi ya karena pada telat bangun, jadi ketinggalan golden momen itu.

akhirnya kita berangkat jam 6, seenggaknya kami dapet sunrise di perjalanan menuju desa buluh cina.
aku gak cek jam berapa jadi aku gak tau sampai kesana jam berapa, yang jelas itu masih pagi banget, dan warga desa baru memulai aktifitasnya.

sebagai pendatang di desa orang ya kami haruslah bersikap sopan santun disana, dan menyapa warga warganya, pagi itu dimulai dengan menyapa warga yang sepertinya sedang berbincang ringan, kami berbincang bincang, sampai akhirnya warga desa itu, sebut saja bapak azwar menawarkan kami untuk menitipkan motor dirumahnya, dan pak azwar jugalah yang banyak membantu kami selama pembuatan video.

Pak Azwar

Pergi ke desa wisata buluh cina ini kami harus menyebrang sungai dengan menggunakan pompong karena tidak ada satu jembatan pun yang menghubungkan ke desa buluh cina itu, dengan membayar 5000 rupiah/motor,  kapal/pompong siap mengantarkan kami pulang pergi.

aku gak bakalan cerita detailnya gimana, karena nanti ceritanya bakalan panjang, yang jelas desa itu bagus, tenang dan orang orang disana ramah ramah.
perjuangan banget seharian take video dalam keadaan panas matahari terik, keliling kampung~
alhasil pulang dengan muka perih karena panas, badan pegal pegal semua, tapi insyaallah usaha keras ini gak akan mengkhianati hasil nantinya, aamiin



9 April 2016

Semoga cepat berlalu

Hai, Apa kabar?
Semoga baik baik saja.yang sedang sakit semoga cepat diberi kesembuhan, yang sehat semoga gak sakit sakitan~

Yak ternyata 30 hari tantangan menulis blog ini gak berjalan dengan baik, ada beberapa hari absen nulis. sebenarnya bukan karena aku gak pengen nulis dan menyelesaikan tantangan dengan baik, tapi akhir akhir ini aku melewati masa masa yang berat, masa dimana pikiran aku bercabang kemana mana, aku harus menyelesaikan beberapa kerjaan dalam satu waktu, memikirkannya tentu dalam satu waktu, jadi ya gitu, aku butuh menyelesaikan semuanya dengan cepat dan pergi berlibur.

mungkin aku butuh banyak belajar manajemen waktu lagi supaya semuanya bisa terstruktur dan terselesaikan dengan rapi,
besok aku pergi ke desa wisata buluh cina, yang punya sebelas danau buat syuting pembuatan video profil desa itu, mulai berangkat dari rumah jam 5 pagi, temen temen pada mau ngejar golden momentnya disana, nungguin sunrise, jadi malam ini aku harus cepat tidur untuk aktivitas besok seharian diluar.


4 April 2016

Penuh

aku ngerasa beberapa waktu belakangan ini isi kepala aku udah penuh banget, fisik aku bekerja lebih lama dari biasanya membuat aku merasa bermasalah dengan itu, aku harap ini cuma karena belum terbiasa saja, semoga aku akan terbiasa kedepannya.

Aku tidak ingin menjadi orang yang suka mengeluh dengan semua apa yang aku alami dikehidupanku, mungkin aku sering lupa bersyukur, tapi aku tidak ingin menjadi pengeluh. karena aku sadar mengeluh tidak akan merubah sesuatu, malahan orang-orang bakalan muak dengan orang orang yang suka mengeluh.

mungkin aku hampir sampai pada titik stress dengan semua yang mengisi kepala aku, yang membuat aku kepikiran, pengen rasanya aku punya waktu untuk bebas selama beberapa hari, aku pengen gunain waktu itu buat nenangin diri, ngilangin stress.

aku pengen ngerasain beberapa hari aja hidup bebas sendirian, melihat hamparan hijau yang luas, langit yang biru, orang orang yang ramah, senja yang menghangatkan perasaan, angin yang membelai lembut, suara ombak yang menghantam karang. aku benar benar butuh itu agar aku bisa berpikir jernih lagi

jadi aku sudah memutuskan untuk pergi keluar kota saat aku punya waktu untuk libur, aku bakalan pergi kesana sendirian, dan memuaskan keegoisan aku pada diri aku sendiri.



3 April 2016

Tutup Pena

Jadi diawal postingan bulan maret ini aku udah bilang kalau aku sedang dalam tantangan 30 hari menulis blog bersama teman aku, ya walaupun beberapa hari aku gak nulis karena berbagai alasan.
jadi perjanjianya adalah dihari ke22 tantangan menulis blog ini adalah harus menceritakan satu sama lain. dan di postingan ini aku bakalan ceritain tentang dia.



Namanya Tutup Pena, dia adalah peminum yakult yang dia kira itu basi padahal tanggal expirednya masih lama, itu adalah salah satu kekonyolan anak ini.

Aku kenal dia sewaktu kami tergabung dalam satu organisasi kampus, awalnya sih biasa aja karena aku ini adalah orang yang susah untuk dekat dengan orang lain, susah untuk akrab diawal pertemuan, dan selanjutnya aku lupa kenapa bisa dekat sama anak ini, aku rasa dekatnya karena suatu acara yaitu communication day, mungkin sih, aku juga lupa -_-

menurut aku dia adalah orang yang asyik kalo diajak ngobrol, selera musik kami juga gak jauh beda, ya nyambung aja kalau ngobrol, kalau ngobrol ya seputar musik, novel, kucing dan kegalauan dia.
dia juga sasaran empuk untuk jadi sasaran pembullyan (HAHAHA)

aku senang punya teman seperti tutup pena satu itu, karena dia bisa diajakin buat produktif ya contohnya dia mau diajakin 30 hari tantangan ngeblog ini.

si tutup pena ini kalau ketawa beda sendiri dan kencang jadi kalau ada yang ketawa di keramaian, mudah banget cari dia. suka mojok sendirian di sudut kampus sambil mandangin langit ditemani angin sepoi sepoi, gak bisa diam, pasti gerak gerak terus kesana kemari dari satu lantai ke lantai yang berbeda~

dari sekian banyak kekonyolan si tutup pena ini, dia adalah orang yang baik, pendengar yang baik kalo aku lagi curhat, terimakasih tutup pena.

Tutup Pena
Aku bakalan update artikel ini, edit menjadi tulisan yang lebih baik, tapi tidak dalam keadaan seperti saat ini.

2 April 2016

Selamat malam, malam.

Entah apa yang salah dengan hari ini.
Nafasku tak keluar sepenuhnya
Aku menumpahkan minumku beberapa kali hari ini.
Pikiran menjelajah jauh entah kemana.

Mungkin aku lelah, walaupun aku tidak ingin mengakuinya.
Aku hanya ingin membuat sempurna, sebaik yang aku bisa.
Aku tidak ingin mengecewakan siapapun, terlebih mengecewakan diriku sendiri.

Terimakasih untuk orang-orang yang selalu berdiri bersama aku, terimaksih untuk selalu mendukung dan membantu. Maaf juga kalau sempat mengecewakan kalian.

Aku tidak tau sejauh apa batas yang sudah aku lewati.
Selamat malam, malam.